Digital clock

Thursday, January 14, 2010


MANA HILANGNYA KASIH BUAT KU??

Kesejukan in,
telah mengetipkan mataku
untuk aku terus menatap
keindahan malam yang cukup indah.
Wahai malam,
kau sungguh indah dan cantik
satu ketika kau diterangi oleh
bulan purnama dan bintang bebagai buruj,
kekadang bulan menyepi
malam gelita...
dan bintang menghilang.
Kemana segalanya menghilang?
Di mana aku berada sebenarnya?
Aku termenung sendiri.
Tatkala musim dan hari sering berganti
mengikut peredaran bumi pada paksinya
dan tatkala ini,
aku rungsing dengan pilihanku.
Jika semalam,
Hati ini bisa dikoyak-koyak,
Hati ini dimain-main seperti sebiji guli,
Jika hati ini juga seprti dicuri
tanpa setia teman,
Jika hati ini berteriak kesakitan,
berombak dengan bisikan jiwa...
tiba-tiba naluri menjadi hancur,
Kepercayaan bertempiaran mencari
erti kebenaran dan kepalsuan,
saat itu,jasad ini seperti dilambong angin kencang
kehidupan menjadi gerhana,
tidak ada satu sinar pun
mendukung jiwa aku,
untuk mengheret aku
menemui bahtera cinta sejati...
Jasad aku,
kini terpaku tanpa persoalan,
tanpa keriangan,
tanpa keinginan sejati.
Nafsuku kaku,
Lidahku terklu,
jasadku terpaku malu.
Malu pada diri sendiri,
Hati boleh dipermainkan,
sedang yang lain??
Mereka mampu berdansa kegembiraan,
pada satu paksi kesetiaan.
Wahai,alam ciptaan Ilahi,
Kau indah melakar kehidupan,
tapi aku???
Aku telah lama kehilangan kasih dan matlamat sebenarku,
aku hilang kasih seorang teman,
walau aku mempunyai teman,
aku hilang kasih seorang kekasih,
walau hati aku pernah dikasihi,
Saat ni,aku kaya dengan kasih dan kemesraan
keluarga,
tapi....
aku masih kehilangan kasih yang harus aku cari...
Itu saat ini aku meraba mencari sinar Ilahi,
kerana aku kehilangan arah tanpa
cintamu Allah.
Aku iniginkan kebebasan yang suci,
tanpa satu hinggapan titik hitam sekali pun
Aku perlukan hidayah darimu Ilahi.
Namun,
Layakkah insan sedaif aku,
sekolot aku,mengapai mantera semahal itu?
Sempatkah aku menghidu kebebasan?
sempatkan aku menghidu haruman kasihmu Ilahi?
Sedangkan kini aku seperti ikan yang hidup di atas darat,
sedangkan rohku milik Ilahi yang abadi,
sempatkah aku,kembali kepada kebanaran?....


NOOR SYUHADA ADENAN
15 JANUARI 2010

No comments:

Post a Comment